










Hai sobat, aku anak ke-2 dari 2 bersaudara. Bulan lalu, tepatnya Juni aku lulus dari SMPN 1 PANUMBANGAN dan sekarang aku duduk di SMAN 1 CIHAURBEUTI. Aku termasuk orang yang cenderung lebih senang menyendiri dari pada harus kumpul-kumpul dengan orang banyak dan paling susah bersosialisasi dengan lingkungan baru. Bila main, aku lebih senag dengan anak kecil atau teman dibawah usiaku.Karna menurutku lebih fun jika main dengan anak kecil dari pada teman seumuran.



| Provinsi | Sumatra Barat |
| Ibu kota | Tuapejat |
| Luas | 6.011,35 km² |
| Penduduk | |
| · Jumlah | 68 097 jiwa (2008)[1] |
| · Kepadatan | - jiwa/km² |
| Pembagian administratif | |
| · Kecamatan | 10 |
| · Desa/kelurahan | 42 |
| Dasar hukum | UU NO. 49 TAHUN 1999 |
| Tanggal | - |
| Bupati | Edison Saleleubaja |
| Kode area telepon | - |
| DAU | - |
Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah salah satu kabupaten yang terletak di provinsi Sumatera Barat, Indonesia.Kabupaten ini dibentuk berdasarkan UU RI No. 49 Tahun 1999[2] dan dinamai menurut nama asli geografisnya. Kabupaten ini terdiri dari 4 kelompok pulau utama yang berpenghuni[3] yaitu Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara dan Pulau Pagai Selatan yang dihuni oleh mayoritas masyarakat suku Mentawai. Selain itu masih ada beberapa pulau kecil lainnya yang berpenghuni namun sebahagian besar pulau yang lain hanya ditanami dengan pohon kelapa.
Suku Mentawai sebagai penduduk utama di kabupaten ini, secara garis besar masyarakat ini tidak mempunyai gambaran yang jelas tentang asal usul mereka, walaupun ada diantara mereka mengenal beberapa mitologi yang kadang agak kabur dan sukar dipercaya.Sebahagian besar penghuni pulau-pulau di kabupaten Kepulauan Mentawai berasal dari pulau Siberut. Masyarakat suku Mentawai secara fisik memiliki kebudayaan agak kuno yaitu zaman neolitikum dimana pada masyarakat ini tidak mengenal akan teknologi pengerjaan logam, begitu pula bercocok tanam maupun seni tenun.Penduduk di kabupaten ini separuhnya adalah penganut animisme, kemudian sebahagian beragama Kristen dan Islam. Setelah kemerdekaan masyarakat di kabupaten ini telah membaur dengan suku-suku bangsa lain yang ada di Indonesia terutama setelah kabupaten ini menjadi salah satu daerah transmigrasi.
Pusat pemerintahan dari kabupaten Kepulauan Mentawai adalah berada di Tuapejat, sebelah utara dari pulau Sipora.
Daerah ini memiliki potensi alam yang banyak, selain dalam bidang perkebunan, pertanian dan perikanan. Daerah ini memiliki potensi untuk menjadi daerah kawasan wisata.Untuk menyokong pembangunan di daerah ini pemerintah pusat dan daerah merencanakan akan membangun PLTU Tuapejat dengan kapasitas 6 MW[4].